05 November 2010

Open Shortest Path First (OSPF)

Routing Protokol untuk Jaringan Lokal

Kali ini akan dibahas mengenai sebuah routing protokol yang terkenal dalam dunia jaringan lokal berskala menengah hingga besar. Khususnya para administrator jaringan berskala menengah sampai besar, paling tidak pernah mengenal routing protokol yang satu ini walaupun belum pernah mengimplementasikannya. Routing protokol ini bernama Open Shortest Path First atau yang lebih sering disebut dengan nama OSPF.

Penyebabkan OSPF menjadi terkenal adalah karena routing protokol ini notabene adalah yang paling cocok digunakan dalam jaringan lokal berskala sedang hingga enterprise. Misalnya di kantor-kantor yang menggunakan lebih dari 50 komputer beserta perangkat-perangkat lainnya, atau di perusahaan dengan banyak cabang dengan banyak klien komputer, perusahaan multinasional dengan banyak cabang di luar negeri, dan banyak lagi. Mengapa dikatakan paling cocok? Karena OSPF memiliki tingkat skalabilitas, reliabilitas, dan kompatibilitas yang tinggi. Mengapa demikian? Nanti akan dibahas satu per satu di bawah.

Selain paling cocok, kemampuan routing protokol ini juga cukup hebat dengan disertai banyak fitur pengaturan. Sebuah routing protokol dapat dikatakan memiliki kemampuan hebat selain dapat mendistribusikan informasi routing dengan baik juga harus dapat dengan mudah diatur sesuai kebutuhan penggunanya. OSPF memiliki semua ini dengan berbagai pernak-pernik pengaturan dan fasilitas di dalamnya.

OSPF memang sangat banyak penggunanya karena fitur dan kemampuan yang cukup hebat khususnya untuk jaringan internal sebuah organisasi atau perusahaan. Dibandingkan dengan RIP dan IGRP, yang sama-sama merupakan routing protokol jenis IGP (Interior Gateway Protocol), OSPF lebih powerful, skalabel, fleksibel, dan lebih kaya akan fitur.

Apa Sebenarnya OSPF?
OSPF merupakan sebuah routing protokol berjenis IGP yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal.

Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol ini dapat diimplementasikan.

OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area. Dengan menggunakan konsep hirarki routing ini sistem penyebaran informasinya menjadi lebih teratur dan tersegmentasi, tidak menyebar ke sana ke mari dengan sembarangan.

Efek dari keteraturan distribusi routing ini adalah jaringan yang penggunaan bandwidth-nya lebih efisien, lebih cepat mencapai konvergensi, dan lebih presisi dalam menentukan rute-rute terbaik menuju ke sebuah lokasi. OSPF merupakan salah satu routing protocol yang selalu berusaha untuk bekerja demikian.

Teknologi yang digunakan oleh routing protokol ini adalah teknologi link-state yang memang didesain untuk bekerja dengan sangat efisien dalam proses pengiriman update informasi rute. Hal ini membuat routing protokol OSPF menjadi sangat cocok untuk terus dikembangkan menjadi network berskala besar. Pengguna OSPF biasanya adalah para administrator jaringan berskala sedang sampai besar. Jaringan dengan jumlah router lebih dari sepuluh buah, dengan banyak lokasi-lokasi remote yang perlu juga dijangkau dari pusat, dengan jumlah pengguna jaringan lebih dari lima ratus perangkat komputer, mungkin sudah layak menggunakan routing protocol ini.

Bagaimana OSPF Membentuk Hubungan dengan Router Lain?
Untuk memulai semua aktivitas OSPF dalam menjalankan pertukaran informasi routing, hal pertama yang harus dilakukannya adalah membentuk sebuah komunikasi dengan para router lain. Router lain yang berhubungan langsung atau yang berada di dalam satu jaringan dengan router OSPF tersebut disebut dengan neighbour router atau router tetangga.

Langkah pertama yang harus dilakukan sebuah router OSPF adalah harus membentuk hubungan dengan neighbour router. Router OSPF mempunyai sebuah mekanisme untuk dapat menemukan router tetangganya dan dapat membuka hubungan. Mekanisme tersebut disebut dengan istilah Hello protocol.

Dalam membentuk hubungan dengan tetangganya, router OSPF akan mengirimkan sebuah paket berukuran kecil secara periodik ke dalam jaringan atau ke sebuah perangkat yang terhubung langsung dengannya. Paket kecil tersebut dinamai dengan istilah Hello packet. Pada kondisi standar, Hello packet dikirimkan berkala setiap 10 detik sekali (dalam media broadcast multiaccess) dan 30 detik sekali dalam media Point-to-Point.

Hello packet berisikan informasi seputar pernak-pernik yang ada pada router pengirim. Hello packet pada umumnya dikirim dengan menggunakan multicast address untuk menuju ke semua router yang menjalankan OSPF (IP multicast 224.0.0.5). Semua router yang menjalankan OSPF pasti akan mendengarkan protokol hello ini dan juga akan mengirimkan hello packet-nya secara berkala. Cara kerja dari Hello protocol dan pembentukan neighbour router terdiri dari beberapa jenis, tergantung dari jenis media di mana router OSPF berjalan.

OSPF Bekerja pada Media Apa Saja?
Seperti telah dijelaskan di atas, OSPF harus membentuk hubungan dulu dengan router tetangganya untuk dapat saling berkomunikasi seputar informasi routing. Untuk membentuk sebuah hubungan dengan router tetangganya, OSPF mengandalkan Hello protocol. Namun uniknya cara kerja Hello protocol pada OSPF berbeda-beda pada setiap jenis media. Ada beberapa jenis media yang dapat meneruskan informasi OSPF, masing-masing memiliki karakteristik sendiri, sehingga OSPF pun bekerja mengikuti karakteristik mereka. Media tersebut adalah sebagai berikut:

  • Broadcast Multiaccess
    Media jenis ini adalah media yang banyak terdapat dalam jaringan lokal atau LAN seperti misalnya ethernet, FDDI, dan token ring. Dalam kondisi media seperti ini, OSPF akan mengirimkan traffic multicast dalam pencarian router-router neighbour-nya. Namun ada yang unik dalam proses pada media ini, yaitu akan terpilih dua buah router yang berfungsi sebagai Designated Router (DR) dan Backup Designated Router (BDR). Apa itu DR dan BDR akan dibahas berikutnya.
  • Point-to-Point
    Teknologi Point-to-Point digunakan pada kondisi di mana hanya ada satu router lain yang terkoneksi langsung dengan sebuah perangkat router. Contoh dari teknologi ini misalnya link serial. Dalam kondisi Point-to-Point ini, router OSPF tidak perlu membuat Designated Router dan Back-up-nya karena hanya ada satu router yang perlu dijadikan sebagai neighbour. Dalam proses pencarian neighbour ini, router OSPF juga akan melakukan pengiriman Hello packet dan pesan-pesan lainnya menggunakan alamat multicast bernama AllSPFRouters 224.0.0.5.
  • Point-to-Multipoint
    Media jenis ini adalah media yang memiliki satu interface yang menghubungkannya dengan banyak tujuan. Jaringan-jaringan yang ada di bawahnya dianggap sebagai serangkaian jaringan Point-to-Point yang saling terkoneksi langsung ke perangkat utamanya. Pesan-pesan routing protocol OSPF akan direplikasikan ke seluruh jaringan Point-to-Point tersebut.
    Pada jaringan jenis ini, traffic OSPF juga dikirimkan menggunakan alamat IP multicast. Tetapi yang membedakannya dengan media berjenis broadcast multi-access adalah tidak adanya pemilihan Designated dan Backup Designated Router karena sifatnya yang tidak
    meneruskan broadcast.
  • Nonbroadcast Multiaccess (NBMA)
    Media berjenis Nonbroadcast multi-access ini secara fisik merupakan sebuah serial line biasa yang sering ditemui pada media jenis Point-to-Point. Namun secara faktanya, media ini dapat menyediakan koneksi ke banyak tujuan, tidak hanya ke satu titik saja. Contoh dari media ini adalah X.25 dan frame relay yang sudah sangat terkenal dalam menyediakan solusi bagi kantor-kantor yang terpencar lokasinya. Di dalam penggunaan media ini pun dikenal dua jenis penggunaan, yaitu jaringan partial mesh dan fully mesh.
    OSPF melihat media jenis ini sebagai media broadcast multiaccess. Namun pada kenyataannya, media ini tidak bisa meneruskan broadcast ke titik-titik yang ada di dalamnya. Maka dari itu untuk penerapan OSPF dalam media ini, dibutuhkan konfigurasi DR dan BDR yang dilakukan secara manual. Setelah DR dan BDR terpilih, router DR akan mengenerate LSA untuk seluruh jaringan.
    Dalam media jenis ini yang menjadi DR dan BDR adalah router yang memiliki koneksi langsung ke seluruh router tetangganya. Semua traffic yang dikirimkan dari router-router neighbour akan direplikasikan oleh DR dan BDR untuk masing-masing router dan dikirim dengan menggunakan alamat unicast atau seperti layaknya proses OSPF pada media Point-to-Point.

Bagaimana Proses OSPF Terjadi?
Secara garis besar, proses yang dilakukan routing protokol OSPF mulai dari awal hingga dapat saling bertukar informasi ada lima langkah. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Membentuk Adjacency Router
Adjacency router arti harafiahnya adalah router yang bersebelahan atau yang terdekat. Jadi proses pertama dari router OSPF ini adalah menghubungkan diri dan saling berkomunikasi dengan para router terdekat atau neighbour router. Untuk dapat membuka komunikasi, Hello protocol akan bekerja dengan mengirimkan Hello packet.

Misalkan ada dua buah router, Router A dan B yang saling berkomunikasi OSPF. Ketika OSPF kali pertama bekerja, maka kedua router tersebut akan saling mengirimkan Hello packet dengan alamat multicast sebagai tujuannya. Di dalam Hello packet terdapat sebuah field yang berisi Neighbour ID. Misalkan router B menerima Hello packet lebih dahulu dari router A. Maka Router B akan mengirimkan kembali Hello packet-nya dengan disertai ID dari Router A.

Ketika router A menerima hello packet yang berisikan ID dari dirinya sendiri, maka Router A akan menganggap Router B adalah adjacent router dan mengirimkan kembali hello packet yang telah berisi ID Router B ke Router B. Dengan demikian Router B juga akan segera menganggap Router A sebagai adjacent routernya. Sampai di sini adjacency
router telah terbentuk dan siap melakukan pertukaran informasi routing.

Contoh pembentukan adjacency di atas hanya terjadi pada proses OSPF yang berlangsung pada media Point-to-Point. Namun, prosesnya akan lain lagi jika OSPF berlangsung pada media broadcast multiaccess seperti pada jaringan ethernet. Karena media broadcast akan meneruskan paket-paket hello ke seluruh router yang ada dalam jaringan, maka adjacency router-nya tidak hanya satu. Proses pembentukan adjacency akan terus berulang sampai semua router yang ada di dalam jaringan tersebut menjadi adjacent router.

Namun apa yang akan terjadi jika semua router menjadi adjacent router? Tentu komunikasi OSPF akan meramaikan jaringan. Bandwidth jaringan Anda menjadi tidak efisien terpakai karena jatah untuk data yang sesungguhnya ingin lewat di dalamnya akan berkurang. Untuk itu pada jaringan broadcast multiaccess akan terjadi lagi sebuah proses pemilihan router yang menjabat sebagai “juru bicara” bagi router-router lainnya. Router juru bicara ini sering disebut dengan istilah Designated Router. Selain router juru bicara, disediakan juga back-up untuk router juru bicara ini. Router ini disebut dengan istilah Backup Designated Router. Langkah berikutnya adalah proses pemilihan DR dan BDR, jika memang diperlukan.

2. Memilih DR dan BDR (jika diperlukan)
Dalam jaringan broadcast multiaccess, DR dan BDR sangatlah diperlukan. DR dan BDR akan menjadi pusat komunikasi seputar informasi OSPF dalam jaringan tersebut. Semua paket pesan yang ada dalam proses OSPF akan disebarkan oleh DR dan BDR. Maka itu, pemilihan DR dan BDR menjadi proses yang sangat kritikal. Sesuai dengan namanya, BDR merupakan “shadow” dari DR. Artinya BDR tidak akan digunakan sampai masalah terjadi pada router DR. Ketika router DR bermasalah, maka posisi juru bicara akan langsung diambil oleh router BDR. Sehingga perpindahan posisi juru bicara akan berlangsung dengan smooth.

Proses pemilihan DR/BDR tidak lepas dari peran penting Hello packet. Di dalam Hello packet ada sebuah field berisikan ID dan nilai Priority dari sebuah router. Semua router yang ada dalam jaringan broadcast multi-access akan menerima semua Hello dari semua router yang ada dalam jaringan tersebut pada saat kali pertama OSPF berjalan. Router dengan nilai Priority tertinggi akan menang dalam pemilihan dan langsung menjadi DR. Router dengan nilai Priority di urutan kedua akan dipilih menjadi BDR. Status DR dan BDR ini tidak akan berubah sampai salah satunya tidak dapat berfungsi baik, meskipun ada router lain yang baru bergabung dalam jaringan dengan nilai Priority-nya lebih tinggi.

Secara default, semua router OSPF akan memiliki nilai Priority 1. Range Priority ini adalah mulai dari 0 hingga 255. Nilai 0 akan menjamin router tersebut tidak akan menjadi DR atau BDR, sedangkan nilai 255 menjamin sebuah router pasti akan menjadi DR. Router ID biasanya akan menjadi sebuah “tie breaker” jika nilai Priority-nya sama. Jika dua buah router memiliki nilai Priority yang sama, maka yang menjadi DR dan BDR adalah router dengan nilai router ID tertinggi dalam jaringan.

Setelah DR dan BDR terpilih, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan seluruh informasi jalur dalam jaringan.

3. Mengumpulkan State-state dalam Jaringan
Setelah terbentuk hubungan antarrouter-router OSPF, kini saatnya untuk bertukar informasi mengenai state-state dan jalur-jalur yang ada dalam jaringan. Pada jaringan yang menggunakan media broadcast multiaccess, DR-lah yang akan melayani setiap router yang ingin bertukar informasi OSPF dengannya. DR akan memulai lebih dulu proses pengiriman ini. Namun yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, siapakah yang memulai lebih dulu pengiriman data link-state OSPF tersebut pada jaringan Point-to-Point?

Untuk itu, ada sebuah fase yang menangani siapa yang lebih dulu melakukan pengiriman. Fase ini akan memilih siapa yang akan menjadi master dan siapa yang menjadi slave dalam proses pengiriman.

Router yang menjadi master akan melakukan pengiriman lebih dahulu, sedangkan router slave akan mendengarkan lebih dulu. Fase ini disebut dengan istilah Exstart State. Router master dan slave dipilih berdasarkan router ID tertinggi dari salah satu router. Ketika sebuah router mengirimkan Hello packet, router ID masing-masing juga dikirimkan ke router neighbour.

Setelah membandingkan dengan miliknya dan ternyata lebih rendah, maka router tersebut akan segera terpilih menjadi master dan melakukan pengiriman lebih dulu ke router slave. Setelah fase Exstart lewat, maka router akan memasuki fase Exchange. Pada fase ini kedua buah router akan saling mengirimkan Database Description Packet. Isi paket ini adalah ringkasan status untuk seluruh media yang ada dalam jaringan. Jika router penerimanya belum memiliki informasi yang ada dalam paket Database Description, maka router pengirim akan masuk dalam fase loading state. Fase loading state merupakan fase di mana sebuah router mulai mengirimkan informasi state secara lengkap ke router tetangganya.

Setelah loading state selesai, maka router-router yang tergabung dalam OSPF akan memiliki informasi state yang lengkap dan penuh dalam database statenya. Fase ini disebut dengan istilah Full state. Sampai fase ini proses awal OSPF sudah selesai, namun database state tidak bisa digunakan untuk proses forwarding data. Maka dari itu, router akan memasuki langkah selanjutnya, yaitu memilih rute-rute terbaik menuju ke suatu lokasi yang ada dalam database state tersebut.

4. Memilih Rute Terbaik untuk Digunakan
Setelah informasi seluruh jaringan berada dalam database, maka kini saatnya untuk memilih rute terbaik untuk dimasukkan ke dalam routing table. Jika sebuah rute telah masuk ke dalam routing table, maka rute tersebut akan terus digunakan. Untuk memilih rute-rute terbaik, parameter yang digunakan oleh OSPF adalah Cost. Metrik Cost biasanya akan menggambarkan seberapa dekat dan cepatnya sebuah rute. Nilai Cost didapat dari perhitungan dengan rumus:
Cost of the link = 108/Bandwidth

Router OSPF akan menghitung semua cost yang ada dan akan menjalankan algoritma Shortest Path First untuk memilih rute terbaiknya. Setelah selesai, maka rute tersebut langsung dimasukkan dalam routing table dan siap digunakan untuk forwarding data.

5. Menjaga Informasi Routing Tetap Upto-date
Ketika sebuah rute sudah masuk ke dalam routing table, router tersebut harus juga me-maintain state database-nya. Hal ini bertujuan kalau ada sebuah rute yang sudah tidak valid, maka router harus tahu dan tidak boleh lagi menggunakannya.

Ketika ada perubahan link-state dalam jaringan, OSPF router akan melakukan flooding terhadap perubahan ini. Tujuannya adalah agar seluruh router dalam jaringan mengetahui perubahan tersebut.

Sampai di sini semua proses OSPF akan terus berulang-ulang. Mekanisme seperti ini membuat informasi rute-rute yang ada dalam jaringan terdistribusi dengan baik, terpilih dengan baik dan dapat digunakan dengan baik pula.

Jaringan Besar? Gunakan OSPF!
Sampai di sini proses dasar yang terjadi dalam OSPF sudah lebih dipahami, meskipun masih sangat dasar dan belum detail. Melihat proses terjadinya pertukaran informasi di atas, mungkin Anda bisa memprediksi bahwa OSPF merupakan sebuah routing protokol yang kompleks dan rumit. Namun di balik kerumitannya tersebut ada sebuah kehebatan yang luar biasa. Seluruh informasi state yang ditampung dapat membuat rute terbaik pasti terpilih dengan benar. Selain itu dengan konsep hirarki, Anda dapat membatasi ukuran link-state database-nya, sehingga tidak terlalu besar. Artinya proses CPU juga menjadi lebih ringan.


Salam Ke.S.I.T.U
bee^^

20 komentar:

Info Bali mengatakan...

Having read this I thought it was rather informative. I appreciate you finding the time and energy to put this content together. I once again find myself spending a lot of time both reading and posting comments. But so what, it was still worth it!

Regards:

Sewa Mobil Murah Di Bali

Cheap Bali Car Hire

Cheap Car Rental In Bali

Sewa Mobil Murah Di Bali

Cheap Bali Car Rental

Sewa Mobil Di Bali

Sewa Mobil Bali

Bali Car Rental

Penyewaan Mobil Murah Di Bali

Penyewaan Mobil Di Bali

Penyewaan Mobil Bali

Rental Mobil Murah Di Bali

Rental Mobil Di Bali

Rental Mobil Bali

Rent Car Murah Di Bali

Rent Car Di Bali

Rent Car Bali

Bali Car Hire

Renting Cheap A Car In Bali

Renting A Car In Bali

Budget Car Rental In Bali

Car Rental In Bali

Sewa Mobil Paling Murah Di Bali

Sewa Mobil Termurah Bali

Jual Velg Mobil mengatakan...

velg mobil honda
velg mobil hyundai
velg mobil mazda
velg mobil mitsubishi
velg mobil nissan
velg mobil suzuki
velg mobil toyota
velg mobil bmw
velg mobil chevrolet
velg mobil ford
velg mobil jeep
velg mobil kia
velg mobil mercedez
velg mobil racing
toko velg mobil
bengkel velg mobil
jual velg mobil
velg mobil murah
velg mobil baru
jual velg jakarta
velg mobil
velg racing
toko velg
jual velg

toko velg mobil mengatakan...

velg mobil bmw
velg mobil chevrolet
velg mobil daihatsu
velg mobil ford
velg mobil honda
velg mobil hyundai
velg mobil kia
jual velg mobil
velg mobil mazda
velg mobil mercy
velg mobil mitsubishi
velg mobil nissan
velg mobil suzuki
velg mobil toyota
jual velg racing
harga velg racing
harga velg mobil
toko velg mobil
velg mobil terbaru
bengkel velg mobil
bengkel velg
velg honda jazz
velg mobil livina
velg honda jazz
velg bmw
velg mobil suzuki
velg mobil ford
velg mobil
jual pelek
pelek racing
harga pelek
toko velg mobil
toko velg racing
bengkel velg racing
bengkel velg
jual velg racing
jual velg mobil
velg mobil
velg avanza
velg xenia
velg livina

Jual Velg Racing mengatakan...

jual velg mobil
toko velg
toko velg racing
jual velg racing
bengkel velg
bengkel velg mobil
jual velg terbaru
velg racing
velg mobil
jual velg
jual velg mitsubishi
jual velg crv
jual velg xenia
jual velg jazz
jual velg bmw
velg bmw
velg terbaru
velg murah
velg suzuki
velg toyota
jual velg honda
velg mobil murah
velg nissan
velg livina
velg fortuner
velg ford
velg terios
jual velg bekasi
jual velg jakarta
velg honda freed
jual velg murah

toko velg mengatakan...

jual velg mobil
toko velg mobil
bengkel velg
bengkel velg mobil
jual velg
toko velg
velg murah
velg racing
velg terbaru
jual velg murah
jual velg racing
velg mobil bmw
velg mobil nissan
velg mobil honda
velg mobil toyota
velg mobil jeep
velg mobil suzuki
velg mobil mercy
velg mobil mitsubishi
velg mobil kia
velg mobil audi
velg mobil bogor
velg mobil dihatsu
jual velg murah
jual velg terbaru
toko velg murah
toko velg toyota
toko velg bogor
bengkel velg bogor
pelek murah
harga velg mobil
jual pelek mobil
jual pelek racing
toko jual pelek
bengkel pelek mobil
jual velg bogor

Jual Velg Racing mengatakan...

jual velg mobil
toko velg
toko velg racing
jual velg racing
bengkel velg
bengkel velg mobil
jual velg terbaru
velg racing
velg mobil
jual velg
jual velg mitsubishi
jual velg crv
jual velg xenia
jual velg jazz
jual velg bmw
velg bmw
velg terbaru
velg murah
velg suzuki
velg toyota
jual velg honda
velg mobil murah
velg nissan
velg livina
velg fortuner
velg ford
velg terios
jual velg bekasi
jual velg jakarta
velg honda freed
jual velg murah

Selvi Ratna Ardianti mengatakan...

Your blog has some of the most fascinating information! I've read several pages here and I just had to comment and let you know that I thought you've been doing a great job here. Keep it up!
thanks...
Soal CPNS

Jual Velg Mobil mengatakan...

velg mobil honda
velg mobil hyundai
velg mobil mazda
velg mobil mitsubishi
velg mobil nissan
velg mobil suzuki
velg mobil toyota
velg mobil bmw
velg mobil chevrolet
velg mobil ford
velg mobil jeep
velg mobil kia
velg mobil mercedez
velg mobil racing
toko velg mobil
bengkel velg mobil
jual velg mobil
velg mobil murah
velg mobil baru
jual velg jakarta
velg mobil
velg racing
toko velg
jual velg
velg mercy brabus
velg bmw
velg jazz
velg mercy
velg bmw
velg fortuner
velg mobil cheroke
velg mobil fortuner
velg mobil mercy
harga velg racing
pelek mercy
velg serena
jual velg crv
jual velg fortuner
jual pelek mercy
toko velg terbaru
jual velg bmw

budidaya kenari mengatakan...

Can I just say what a relief to find someone who actually knows what theyre talking about on the internet. You definitely know how to bring an issue to light and make it important. More people need to read this and understand this side of the story. I cant believe youre not more popular because you definitely have the gift. Budidaya Kenari

velg mobil murah mengatakan...

velg mobil bmw
velg mobil chevrolet
velg mobil daihatsu
velg mobil ford
velg mobil honda
velg mobil hyundai
velg mobil kia
jual velg mobil
velg mobil mazda
velg mobil mercy
velg mobil mitsubishi
velg mobil nissan
velg mobil suzuki
velg mobil toyota
jual velg racing
harga velg racing
harga velg mobil
toko velg mobil
velg mobil depok

Obat Sipilis Alami mengatakan...

helpfull info

Obat kencing nanah Alami mengatakan...

cool article

Bar O Kurniawan mengatakan...

free full movie

unduh lagu mp3

download musik mp3

index lagu mp3

mp3 terbaru 2014

iklan baris gratis mengatakan...

Terima kasih telah membahas materi ini.
iklan gratis
pasang iklan gratis

fuad silvia mengatakan...

[>>>] Cara Mengecat Velg Mobil Sendiri Dengan Mudah


[>>>] velg balistick ring 22 use mobil outlander


[>>>] Velg Mobil HSR dan TKB Group Indonesia


[>>>] velg mobil untuk daihatsu sirion ring 17 giovana


[>>>] Tips Memilih Warna Velg Mobil Yang Sesuai





[>>>] suzuki swift use velg vosen cv5 ring 17


[>>>] Resiko Menggunakan Velg 18 Inci Terhadap Kinerja Mobil


[>>>] velg mobil bmw ring 19 bmw m6


[>>>] Velg AC Schnitzer Ring 17


[>>>] Untung Rugi Menggunakan Velg Mobil Rim Besar






[>>>] Istilah Pada Modifikasi Velg Mobil


[>>>] Modifikasi Dengan Velg Mobil Ukuran Besar Namun Tetap Nyaman


[>>>] Pengaruh Bahan Dasar Material Velg Mobil


[>>>] Velg Giovanna Ring 17


[>>>] a






[>>>] Tips dan Trik Dalam Mengganti Ban Dan Velg mobil


[>>>] velg mobil terbaru ring 17 turbo


[>>>] Tips Mengganti Velg Mobil dengan Velg Racing


[>>>] bursa velg mobil ford fiesta ring 17 hre


[>>>] Tips Memilih Velg Racing Mobil Model Terbaru

Kamar Set Mewah mengatakan...

This is a great article, Thanks for giving me this information. Keep posting
Mebel Jepara :
Furniture Jati :
Kursi Tamu Jati Jepara :
Mebel Jepara Minimalis :
Mebel Jati Jepara :
Mebel Jepara :
Mebel Jati :
Mebel Jati Jepara :
Kursi Tamu Jati :
Furniture Jati :
Kursi Tamu Jati :
Furniture jepara Online :
Mebel jepara
Mebel Jati
Mebel Jepara :
Mebel Jepara Murah
Mebel Minimalis
Mebel Jepara Terbaru
Meja Makan Minimalis :
Kursi Tamu Mewah :
Pintu gebyok jepara :
Meja Makan :
Tempat Tidur Jati :

NahCoupons mengatakan...

runman4tt | Coupon Codes | runman4tt | Printable Coupons

Kohls Printable Coupons
Macys Printable Coupons
Best Buy Printable Coupons
DSW Printable Coupons
Sears Printable Coupons
Jcpenney Printable Coupons

Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons
Printable Coupons

Drags mengatakan...

Ulasan Artikelnya sangat bermanfaat :), bisa menjadi referensi ane nanti. thanks gan buat infonya, jangan lupa ya untuk berkunjung ke blog sederhana saya yang masih baru ini
marspoker situs judi poker domino online terpercaya
MARI KITA BELAJAR BLOGGING DAN SEO DENGAN MUDAH DAN ASIK
TIPS MENULIS ARTIKEL SEO FRIENDLY
OPTIMASI ARTIKEL DENGAN SUBMIT KE SOSIAL BOOKMARK
BERMAIN BLOG UNTUK PRIBADI ATAU MENGHASILKAN UANG?
Menghasilkan Uang dari Blog dengan Iklan Mandiri
Cara Membuat Menu Bar di Blog Paling Gampang

Desti Herbal10 mengatakan...

thanks
for the
great
article
and informations
keep on
a good work
buddy
, please visit
my web too
click here

nara abdel mengatakan...

Good Post -> ProMP3 - Download Lagu Terbaru Gratis